You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Festival Olahraga Rakyat Jakarta 2025
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

10.000 Orang Ikut Festival Olahraga Rakyat Jakarta 2025

Dinas Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan KORMI Provinsi DKI Jakarta serta berbagai induk olahraga rekreasi dan tradisional, Sabtu (4/10). menyelenggarakan Festival Olahraga Rakyat (FOR) Jakarta 2025 di Gelanggang Olahraga Soemantri Brodjonegoro.

Berbagai unsur masyarakat dapat berpartisipasi secara inklusif, sports for all,” 

Festival yang diikuti sekitar 10.000 peserta ini melombakan berbagai jenis olahraga, antara lain.Olahraga Kesehatan dan Kebugaran, Petualangan dan Tantangan, Olahraga Tradisional, Kreasi dan Budaya, serta Olahraga Khusus Disabilitas.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengatakan Pemprov DKI Jakarta terus berkomitmen untuk membudayakan olahraga di tengah masyarakat.

Kelurahan Sunter Agung Juarai FOR Tingkat Kecamatan Tanjung Priok

Ia menilai, olahraga bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga tentang kebugaran, kesehatan, kegembiraan, serta memperkuat kebersamaan.

“Semangat inilah yang melandasi penyelenggaraan FOR Jakarta, di mana berbagai unsur masyarakat dapat berpartisipasi secara inklusif, sports for all,” ungkapnya.

Andri menyampaikan, FOR Jakarta 2025 menjadi sarana untuk memasyarakatkan dan membudayakan olahraga di tengah warga Jakarta, dengan mengedepankan prinsip partisipasi, kebersamaan, dan kegembiraan sehingga olahraga dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat.

“Diharapkan olahraga dapat menjadi gaya hidup sehat, memberi ruang berekspresi, mengintegrasikan pemberdayaan ekonomi lokal melalui UMKM, serta membangun suasana festival inklusif yang menyatukan masyarakat,” ujarnya.

Sebagai informasi, festival ini dikemas dengan berbagai Zona Aktifitas antara lain: Zona Kebugaran, dengan Senam Aerobic Massal dari seluruh penggiat olahraga dibawah binaan KORMI Provinsi DKI Jakarta.

Zona Petualangan dan Tantangan, untuk menumbuhkan keberanian dan ketangguhan dengan lomba Airsoftgun, Breakdance, Layang-Layang Kreasi dan Marching Band.

Zona Berdaya, untuk kesetaraan dalam berolahraga dengan menampilkan eksibishi Sepakbola Amputasi.

Zona Klasik, bertujuan ikut melestarikan kekayaan budaya bangsa dengan melombakan berbagai jenis olahraga tradisional seperti Egrang, Terompah Panjang dan lain-lain.

Zona Kompak, keterlibatan dari seluruh masyarakat di berbagai wilayah sehingga terbentuk sebanyak 265 tim kelurahan se-Jakarta yang mengikuti Lomba Senam Kreasi Ondel-Ondel.

Zona Kuliner, tersedia berbagai Bazaar makanan dan produk UMKM binaan DISPORA dalam rangka mendorong perekonomian berbasis olahraga.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6872 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6358 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1449 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1432 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1349 personAldi Geri Lumban Tobing